potensi perusahaan rokok

Posted: 16 Maret 2010 in makalah universitas

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perusahaan didirikan dengan berbagai tujuan pokok diantaranya adalah untuk memperoleh laba, meningkatkan volume penjualan dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Sering kali diangap bahwa tujuan yang disebut adalah tujuan terpenting bagi perusahaan. Perusahaan akan mampu mencapai tujuan yang telah di tetapkan ketika kekuatan perusahaan melebihi kelemahan yang dimiliki. Oleh karena itu perusahaan harus mampu mengeksploitasi peluang dan kekuatan bisnis yang ada serta mampu mengelimir ancaman dan kelemahan bisnis yang ada disekitarnya. Untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan manajemen perusahaan perlu memperhatikan 2 faktor pokok yakni faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal merupakan lingkungan bisnis yang melingkupi operasi perusahaan yang nantinya akan muncul peluang dan ancaman bisnis. Sedangkan faktor internal merupakan lingkungan yang dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan.

Pengembangan usaha kecil dan menengah merupakan dasar dalam upaya perbaikan perekonomian nasional karena sebagian besar usaha yang ada di Indonesia adalah usaha kecil dan menengah, yang banyak menyerap tenaga kerja dan memanfatkaan sumber daya domestik. Diantara usaha kecil dan menengah, usaha pembuatan Rokok mempunyai karakteristik yang cukup menarik. Dengan adanya krisis global yang melanda dunia saat ini serta tekanan dari berbagai pihak termasuk kebijakan pemerintah yang kuang memihak, ternyata tidak membuat industri ini menjadi mati. tapi justru membuat mereka tetap bertahan dan mencari celah untuk tetap mengembangkan usahanya.

1.   2  Permasalahan

Sehubungan dengan itu, pemerintah harusnya tetap memusatkan perhatiannya dalam mendorong berkembangnya sektor usaha ini, dan komitmen pemerintah tersebut harus ditunjukkan antara lain dalam kesungguhannya mendorong perbankan agar tetap berkesinambungan dalam penyediaan kredit untuk membantu usaha ini menjadi usaha yang maju dan berkembang. Namun demikian masih terdapat beberapa kendala dari sisi usaha itu sendiri. Kendala yang dimaksud antara lain :

1.   Usaha pembuatan rokok rumahan ini pada umumnya sulit untuk mendapatkan kredit bank karena tidak dapat memenuhi persyaratan teknis perbankan, misalnya ketidakmampuan mereka menyediakan agunan / jaminan, laporan keuangan serta persyaratan perizinan usahanya.

2.   Kelemahan dalam penguasaan aspek pemasaran, aspek teknik produksi dan manajemen.

3.   Hampir tiap negara didunia mulai membatasi peredaran rokok karena alasan kesehatan.

4.   Tingginya cukai yang dikenakan terhadap produk rokok., membuat  daya beli masyarakat menurun dan keuntungan semakin menipis.

5.   Adanya Fatwa Haram terhadap rokok, membuat usaha ini semakin terjepit.

6.   Semakin banyak produk rokok tanpa cukai dengan harga yang jauh lebih murah.

Dengan adanya berbagai kendala tersebut, sangat diharapkan peran pemerintah untuk membina dan memfasilitasi usaha kecil ini agar bisa bersaing ditingkat internasional.

1.   3 Tujuan

Tidak ada usaha yang didirikan dengan tujuan untuk mencelakai masyarakat, termasuk usaha rokok. Meskipun sering dikambinghitamkan sebagai perusak kesehatan tapi jujur harus kita akui kalau usaha ini tetap ada karena kebutuhan dan keinginan masyarakat. Melalui makalah ini diharapkan bisa semakin mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  untuk terus maju dan berkembang lebih luas lagi. Adapun tujuan kami sebagai berikut :

1.             menyediakan informasi dan pengetahuan untuk pengembangan usaha kecil baik mengenai aspek pemasaran, teknik produksi, dan aspek keuangannya.

2.             menyediakan lapangan kerja yang lebih luas dengan menjadi usaha yang berkembang, maju dan makmur.

3.             meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

4.             mendorong peran serta pemerintah untuk membina dan memberikan pelatihan agar usaha ini bisa bekembang ke tingkat intenasional.

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1 Arti UKM ( Usaha Kecil Menengah)

UKM atau usaha kecil menengah merupakan usaha home industri yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian rakyat maupun Internasional melalui usaha usaha yang dirintis dari bawah dengan cara menyerap SDA (Sumber Daya Alam) & SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkwalitas dan dibekali ketrampilan khusus untuk siap bersaing dalam usaha-usaha kecil menengah yang ada di Indonesia. Di Indonesia sendiri sudah beribu-ribu UKM dengan usaha yang berbeda.

2. 2 Ciri-Ciri UKM ( Usaha Kecil Menengah )

  1. Bermodal sedikit
  2. Beroperasi didaerh pedesaan dan perkotaan
  3. Karyawaan yang berjumlah cukup
  4. Membukaan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar
  5. Menambah pendapatan bagi warga sekitar
  6. Berbasis masyarakat
  7. Berskala kecil

BAB III

GAMBARAN UMUM

PR MUTIARA EKSCLUSSIVE

3.1 Profil perusahaan

SIUP/TDUP          : 510/77/PK/III/2002

Berdiri                   : 2002

Lokasi                   :  Bakalan Rt 14 / Rw 2 Klinyamatan Jepara

Pemilik                  : Suwandono

Jumlah karyawan  : 30 orang

Produk                  : Rokok kretek MUTIARA CLASIC

Jumlah produksi    : 240.000 btg / hari

3.2 Sejarah

Berawal dari usahaha sampingan sebagai perantara bagi perusahaaan rokok yang ingin membuat kemasan dan membeli kelengkapan rokok, Bapak Suwandono mendirikan PR MUTIARA EXLUSSIVE pada tahun 2002 karena menilai prospek dari industri rokok masih sangat luas dan menjanjikan. Bermodal satu karung tembakau perusahaan ini mencoba memproduksi rokok MUTIARA CLASIC dengan bantuan 4 orang karyawan yang direkrut dari lingkungan tempat tinggalnya. Setelah berjalan, ternyata memang benar pasar Rokok masih cukup potensial sehingga perusahaan inipun terus berkembang, baik dari segi modal, jumlah karyawan maupun hasil produksi mengalami peningkatan.

Untuk pemasaran, pada awal beroprasinya perusahaan ini langsung memasarkan produknya ke daerah pekalongan dengan dibantu seorang teman yang bertindak sebagai Distributor. Dari distributor pekalongan tersebut, produk rokok MUTIARA CLASIC dipasarkan ke daerah pekalongan, brebes, tegal dan sekitarnya.

Bagi masyarakat sekitar, hadirnya PR MUTIARA EXCLUSSIVE juga memberi berkah tersendiri. Banyak masyarakat yang direkrut sebagai karyawan (tenaga giling, batil,contong), dan ada juga yang mendapatkan borongan untuk melipat dan mengelem kertas kemasan rokok.

Secara tidak langsung PR MUTIARA EKSCLUSSIVE memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi warga sekitar dengan tingkat penyerapan tenaga kerja yang tingg, menambah pendapatan dan daya beli masyarakat, serta turut menggerakan pekekonomian masyarakat.

3.3 Produk Dan Bahan Baku

Nama Produk        : MUTIARA CLASIC

Jenis Produk          : Rokok Kretek

Harga                    : Rp 2500/bungkus (termasuk PPN dan                         Cukai)

Untuk memproduksi rokok kretek MUTIARA CLASIC diperlukan beberapa bahan baku, yaitu :

1.   Tembakau

PR MUTIARA EKSCLUSSIVE tidak membeli temabakaulangsung dari petani di daerah asal tetapi tetapi membeli tembakau siap olah dari pemasok. Biasanya tembakau ini sudah disimpan sekitar 5 tahun sebelum bisa digunakan untuk bahan baku rokok. Temabakau ini berasal dari beberapa daerah di indonesia seperti temanggung, lombok, jombang, Bojonegoro, WeleriMadura Dll. Tiap daerah memiliki karakteristik tembakau tersendiri yang menentukan kualitas rokok. Oleh karena itu komposisi tembakau yangtepat juga turut menentukan kualitas rokok.

2.   Cengkeh

3.   Flavour

Ada 2 jenis Flavor yang digunakan yaitu Casing dan Sauce. Fungsinya sebenarnya tidak jauh berbeda yaitu memberikan aroma khas yang nikmat. Akan tetapi penggunaanya yang sedikit berbeda, Casing dicampurkan pada saat Temabakau belum dicampur dengan Cengkeh, sementara Sauce dicampurkan setelah tembakau dicampur dengan Cengkeh. Untuk bahan baku casing dan sauce ini biasanya diperoleh dari kudus dan semarang.

4. Paper

paper adalah kertas yang digunakan untuk membungkus tembakau menjadi lintingan rokok siap konsumsi.

5. Kemasan

kemasan rokok terdiri dari beberapa lapis, yaitu :

kertas dalam (Grenjeng)

kemasan kotak

kemasan  Plastik

Kemasan Pak (berisi10 Bungkus)

3.4 Peralatan Produksi

Sebagai perusahaan rokok kecil, peralatan yang digunakan oleh PR MUTIARA EXCLUSSIVE cukup sederhana, yaitu

  1. Sprayer ( Alat Semprot )

Alat ini digunakan untuk mencampur Flavour (Casing dan Sauce) dengan tembakau.

2.   Alat giling Manual

Digunakan untuk membuat lintingan rokok (membungkus adonan tembakau dengan kertas )

  1. Alat pemanas

Setelah 12 batang rokok dikemas dalam wadah Kertas (contong), langkah berikutnya adalah membungkusnya dengan plastic dan alat ini digunakan untuk Merekatkan Plastik Pembungkus.

3.5 Proses Poduksi

Untuk membuat 1 batang rokok ternyata tidaklah mudah dan membutuhkan beberapa proses yang tidak sederhana pula. Prosesya meliputi :

  1. Pengolahan campuran tembakau
  • pertama – tama tembakau siap olah ( Biasanya sudah disimpan dlm jangka waktu tetentu / sekitar 5 tahun untuk mendapatkan aroma yang khas ) yang telah dibeli dari pemasok di campur dengan casing dengan cara disemprot.
  • Setelah itu, dicampur dengan Cengkeh rajangan.
  • Selanjutnya disemprotkan Sauce hingga merata untuk mendapatkan aroma yang Khas.
  1. Giling ( membuat okok batangan )

Campuran tembakau kemudian dilinting menjadi rokok batangan dengan alat giling manual.

  1. Contong ( Pengemasan )

Setiap 12 batang rokok dikemas ke dalam kemasan kertas, kemudian dibungkus lagi dengan plastic transpaan dan direkatkan dengan cara dipanaskan.

Setiap 10 bungkus dikemas lagi kedalam kemasan yang disebut pres.

Kemudian setiap 20 pres dibungkus lagi ke dalam kemasan yang lebih besar yang di sebut bal.

3.6 Keuangan Dan Pemasaran

Seperti kebanyakan perusahaan perorangan, perusahaan yang dimiliki bapak Suwandono ini juga tidak terlalu mengandalkan modal dari bank atau lembaga keuangan lainya, perusahaan ini memperoleh modal dari sang pemilik. Untuk pengelolaan keuangan dan pembukuan juga menggunakan cara yang sangat sederhana dan hanya ditangani seorang karyawan.

Sedangkan untuk pemasaran rokok merek MUTIARA CLASIC sudah tersebar di beberapa daeah di jawa tengah seperti Pekalongan, Brebes, Tegal, karawang dan Pati (tayu). Sebenarnya PR MUTIARA EXCLUSSIVE juga pernah mencoba memasarkan produknya ke luar jawa, akan tetapi karena tidak memiliki jaringan yang dapat dipecaya serta besarnya  resiko membuat perusahaan rokon ini memutuskan untuk bekonsentrasi menggarap pasar yang sudah ada.

Adapaun sistem pemasaran yang dilakukan perusahaan ini ada dua cara, yaitu :

  1. bagi distributor yang telah lama bekerjasama dan memiliki reputasi yang cukup baik, biasanya mereka ambil barang dulu, sementara pembayaran dilakukan setelah produk laku.
  2. Bagi Distributor / Pedagang yang baru, meeka harus membayar barangnya secara tunai.

BAB IV

POTENSI

4.1 Potensi Pengembangan

Tumbuh dan berkembangnya usaha pembuatan rokok  ini, berpotensi  pula dalam menciptakan, menumbuhkan dan memelihara usaha-usaha yang ada kaitannya dengan usaha ini baik disisi hulu ( supplier ) maupun disisi hilir yaitu distributor, pengecer, dll. Adapun keungulan Produk rokok Mutiara Clasic adalah :

  1. Harga cukup terjangkau
  2. Bahan baku Pilihan
  3. Padat Karya

Sedangkan kelemahanya adalah :

  1. Perusahaan hanya membuat 1 produk
  2. pemasara produknya masih terbatas.
  3. banyak tentangan dari bebagai pihak dengan alasan kesehatan

4.2  Potensi Sebagai Pendorong dan Daya Tingkat Ekonomi Daerah, Regional

Secara potensial terciptanya dan terpeliharanya usaha ini, akan memberi kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah yang berasal dari berbagai sumber retribusi, pajak dan cukai yang berasal dari usaha ini dan seluruh jenis usaha yang terkait dengan usaha  ini. Ini juga bisa membuat daerah tersebut akan menjadi daerah tujuan investor. Sementara pemerintah pusat juga mendapatkan sumbangan yang tidak sedikit dari hasil cukai.

BAB V

PENUTUP

5. 1 Kesimpulan

    1. Perusahaan Rokok MUTIARA EKSCLUSSIVE adalah peusahaan rokok yang memproduksi rokok dengan merek Mutiara Clasic.
    2. Daerah pemasaranya meliputi Pekalongan, Brebes, Tegal, karawang dan Pati (tayu).
    3. Usaha ini terletak pada posisi aman yang berarti perusahaan memiliki sesuatu yang dapat ditawarkan kepada konsumen dan baru menguasai sebagian pasar dari banyak pesaing.
    4. strategi ini yang sebaiknya digunakan oleh perusahaan, yaitu dengan menambah produksi dan mempertahankan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan.

5.1 Permasalahan yang perlu diperhatikan

Perusahaan harus mengembangkan produknya untuk target pasar yang berbeda  misalnya dengan membuat rokok filter, karena anak muda sekarang ini lebih banyak mengkonsumsi rokok filter dari pada rokok kretek, walaupun harganya jauh lebih mahal dibanding rokok kretek. Dengan menciptakan dan mengembangkan produk baru diharapkan akan memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Dengan usaha yang meningkat diharapkan perusahaan  bisa mencapai pasar internasional. Untuk itu semua perusahaan membutuhkan modal besar tetapi perusahaan juga akan mendapat keuntungan yang lebih besar lagi di bandingkan dengan sekarang ini. Peran pemerintah dan perbankan disini juga tidak dapat diabaikan untuk membantu peningkatan modal dan kapasitas produksi serta memberikan pembinaan untuk meningkatkan usaha dan menembus pasar intenasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s